<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Andi Widodo</title>
	<atom:link href="http://andiwidodo.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andiwidodo.blogdetik.com</link>
	<description>Catatan online Andi Widodo di dunia maya</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 06:43:31 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Upaya menarik kunjungan wisatawan asing dan domestik</title>
		<link>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/07/23/upaya-menarik-kunjungan-wisatawan-asing-dan-domestik/</link>
		<comments>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/07/23/upaya-menarik-kunjungan-wisatawan-asing-dan-domestik/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 06:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiwidodo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<category><![CDATA[Upaya menarik kunjungan wisatawan asing dan domestik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiwidodo.blogdetik.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[Upaya menarik kunjungan wisatawan asing dan domestik guna menyukseskan eventVisit South Sulawesi 2012, terus dilakukan pemerintah provinsi (pemprov). Tadi malam, pemprov bersama Mitra Seni Indonesia menggelar Malam Sejuta Pesona Sulawesi Selatan di Nusa Indah Theater Balai Kartini, Jakarta. Event ini diramaikan dengan penampilan atraksi kesenian seperti tari, nyanyian dan slide mengenai potensi pariwisata yang ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/07/23/upaya-menarik-kunjungan-wisatawan-asing-dan-domestik/">Upaya menarik kunjungan wisatawan asing dan domestik</a> guna menyukseskan eventVisit South Sulawesi 2012, terus dilakukan pemerintah provinsi (pemprov). Tadi malam, pemprov bersama Mitra Seni Indonesia menggelar Malam Sejuta Pesona Sulawesi Selatan di Nusa Indah Theater Balai Kartini, Jakarta. Event ini diramaikan dengan penampilan atraksi kesenian seperti tari, nyanyian dan slide mengenai potensi pariwisata yang ada di Sulsel.<br />
<span id="more-10"></span></p>
<p>Event ini dihadiri sejumlah pejabat seperti Ketua DPD-RI Agusman Effendi. Selain itu, Duta Besar Portugal, Duta Besar Yunani, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, dan Muspida Sulsel. Selain itu, Malam Sejuta Pesona Sulsel juga dihadiri istri mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla, serta sejumlah istri menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid dua. Acara dimulai dengan penyerahan cenderamata dari Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kepada Ketua DPD Irman Gusman serta sejumlah dubes.</p>
<p>Dalam sambutannya, Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengatakan, event tersebut merupakan rangkaian pelaksanaan Visit South Sulawesi 2012. Event ini menjadi ajang pemanasan dari sejumlah pagelaran seni dan budaya yang akan digelar secara maraton hingga puncak acara tahun kunjungan wisata Sulsel.</p>
<p>“Event ini menjadi wujud dukungan sejumlah stakeholder untuk menyukseskan Visit Sulsel 2012.Kami mengundang wisatawan untuk berkunjung dan menikmati kekayaan budaya dan alam yang ada di Sulsel,” ujar Syahrul. Mantan Bupati Gowa dua periode ini mengatakan, Sulsel sangat lengkap dalam sektor pariwisata. Untuk wisata budaya, turis dapat mengunjungi Tana Toraja dan Toraja Utara.</p>
<p>Di daerah ini, dapat disaksikan upacara kematian, Rambusolo serta pesta Rambutuka. Wisatawan juga dapat menyaksikan kuburan pada tebing-tebing yang tidak dapat ditemukan di daerah lain. Untuk wisata alam, Sulsel menawarkan Air Terjun Bantimurung di Kabupaten Maros dan Danau Tempe di Kabupaten Wajo.</p>
<p>Selain itu, wisatawan juga bisa menyaksikan keindahan pantai dengan mengunjungi Tanjung Bira.“Jika anda ingin menikmati pemandangan bawah laut, datang lah ke Taman Laut Takabonerate.Jadi jangan mati sebelum berkunjung ke Sulsel,”kelakarnya. Sementara itu, Ketua Mitra Seni Indonesia Nana Irawan mengungkapkan, event tersebut merupakan bentuk kerja sama dengan Pemprov Sulsel.</p>
<p>Menurutnya, acara tersebut diprakarsai dari hasil kunjungan ke Sulsel dan melihat potensi wisata yang dapat ditawarkan ke wisatawan mancanegara baik wisata alam, budaya, maupun religi. “Event ini juga merupakan wadah penyaluran bakat seniman daerah sekaligus membantu mempromosikan potensi wisata yang ada di Sulsel,” katanya. Dalam kesempatan tersebut, Mitra Seni Indonesia memberikan bantuan dana kepada sejumlah seniman kurang mampu.</p>
<p>Bantuan tersebut diserahkan Nana Irawan dan diterima secara simbolis oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Sepuluh seniman yang memperoleh bantuan diantaranya Djamal Dilaga, seniman teater; Junaedi, usaha sutra alam,Muhammadi Siri,Manimpong Laba,Mulia Citra. Demikian catatan online <a href="http://andiwidodo.blogdetik.com/">Andi Widodo</a> yang berjudul Upaya menarik kunjungan wisatawan asing dan domestik.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/07/23/upaya-menarik-kunjungan-wisatawan-asing-dan-domestik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Suasana Mandarin Orchad Hotel Singapura</title>
		<link>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/06/05/suasana-mandarin-orchad-hotel-singapura/</link>
		<comments>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/06/05/suasana-mandarin-orchad-hotel-singapura/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Jun 2011 04:17:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiwidodo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Suasana Mandarin Orchad Hotel Singapura]]></category>

		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiwidodo.blogdetik.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Kontes SEO &#8211;&#62;&#62; Pagi itu, suasana Mandarin Orchad Hotel Singapura terlihat ramai.Penghuni kamar dari berbagai negara keluar hilir mudik menghabiskan hari liburnya. Salah satunya rombongan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Hari pertama di Singapura, Gubernur menyempatkan diri jalan pagi bersama beberapa pejabat Pemprov. Mereka menikmati udara pagi Kota Singa yang sangat sejuk. Beberapa pejabat lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/" target="_blank">Kontes SEO</a> &#8211;&gt;&gt; Pagi itu, suasana Mandarin Orchad Hotel Singapura terlihat ramai.Penghuni kamar dari berbagai negara keluar hilir mudik menghabiskan hari liburnya. Salah satunya rombongan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Hari pertama di Singapura, Gubernur menyempatkan diri jalan pagi bersama beberapa pejabat Pemprov. Mereka menikmati udara pagi Kota Singa yang sangat sejuk. Beberapa pejabat lain juga sibuk jalan sendiri mencari warung kopi. Setengah jam menghabiskan waktu sambil melihat keindahan dan kebersihan Kota Singapura, rombongan pejabat Pemprov yang ikut mendampingi Gubernur kembali ke hotel dan bersiap melaksanakan kunjungan kerja ke Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura.</p>
<p>Usai sarapan di Restoran Hotel Mandarin, tepat pukul 09.00 waktu Singapura, tiga bus yang siap mengantarkan rombongan gubernur menuju KBRI. Di kantor kedutaan itulah Gubernur bersama unsur Muspida Sulsel dan sejumlah pejabat Pemprov disambut pejabat Singapura dan beberapa pejabat Singapura.<br />
<span id="more-9"></span></p>
<p>Selama kurang lebih satu setengah jam,Gubernur menyempatkan diri menyampaikan keinginannya menjalin kerja sama dengan Singapura di berbagai bidang,khususnya perdagangan.Syahrul Yasin Limpo juga mengajak pengusaha Singapura datang ke Sulsel. Di Kementerian Kesehatan, Syahrul Yasin Limpo membicarakan rencana Sulsel mengirim 100 tenaga kesehatan untuk magang di Singapura.</p>
<p>Gubernur menilai, tenaga kesehatan di Singapura sangat profesional, terbukti banyaknya masyarakat Indonesia yang datang berobat ke Singapura. Dia bahkan mencontohkan dirinya yang pernah memperoleh perawatan di Negeri Singa tersebut. Di Kementerian Luar Negeri,Gubernur diterima langsung Menteri Luar Negeri Mr K Shanmugam dan dijamu makan siang.</p>
<p>Namun, pada pertemuan itu tidak semua pejabat Pemprov yang masuk,selain unsur muspida dan beberapa pejabat penting Pemprov,di antaranya Kepala BPPMD Irman Yasin Limpo dan Staf BPPMD Sukarniaty Kandolele.Hasil pertemuan tersebut,Menlu Singapura siap memfasilitasi rencana besar Sulsel menjalin kerja sama dengan Singapura.</p>
<p>Begitupula di Kementerian Perdagangan, mereka siap memberikan yang terbaik untuk Sulsel dalam hal kerja sama.Kelima pejabat penting Singapura tersebut tidak hanya memfasilitasi, bahkan siap menjamin masalah keamanan di Singapura. Usai pertemuan dengan lima pejabat penting, rombongan gubernur pun meninggalkan Singapura menuju Kuala Lumpur dengan menggunakan tiga bus, menempuh perjalanan selama 11 jam dari Singapura,Johor, Malaka,dan Kuala Lumpur. Di Kuala Lumpur, rombongan gubernur istirahat di JW Marriot Hotel.<br />
Dan support untuk <a title="Kontes SEO" href="http://kanghari.com/kontesseo/category/kontes-seo" target="_blank">Kontes SEO</a>.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/06/05/suasana-mandarin-orchad-hotel-singapura/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bapak pendiri Singapura</title>
		<link>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/01/24/bapak-pendiri-singapura/</link>
		<comments>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/01/24/bapak-pendiri-singapura/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Jan 2011 13:38:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiwidodo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiwidodo.blogdetik.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Bapak pendiri Singapura, Lee Kuan Yew, mendesak warga Muslim setempat untuk menjadi orang Islam yang moderat demi membantu proses integrasi dan pembangunan bangsa di kota-negara itu. Populasi Singapura didominasi etnis China, dengan ras Melayu Muslim dan India sebagai minoritas, dan Lee selalu menekankan pentingnya harmoni ras. &#8220;Saya mengatakan saat ini bahwa kami dapat mengintegrasikan semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Bapak pendiri Singapura" href="http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/01/24/bapak-pendiri-singapura/" target="_self">Bapak pendiri Singapura</a>, Lee Kuan Yew, mendesak warga Muslim setempat untuk menjadi orang Islam yang moderat demi membantu proses integrasi dan pembangunan bangsa di kota-negara itu. Populasi Singapura didominasi etnis China, dengan ras Melayu Muslim dan India sebagai minoritas, dan Lee selalu menekankan pentingnya harmoni ras. &#8220;Saya mengatakan saat ini bahwa kami dapat mengintegrasikan semua agama dan ras kecuali Islam,&#8221; katanya dalam &#8220;Lee Kuan Yew: Truths to Keep Singapore Going,&#8221; sebuah buku baru yang memuat pandangannya yang lugas tentang negara-kota itu dan masa depan. &#8220;Saya pikir kami berkembang sangat baik sampai gelombang Islam datang dan jika Anda tanya saya tentang pengamatan saya, masyarakat lain memiliki integrasi yang lebih mudah -pertemanan, pernikahan (antar-agama) dan seterusnya &#8230;&#8221; katanya.<br />
<span id="more-8"></span>&#8220;Saya pikir orang Muslim secara sosial tidak menyebabkan masalah apapun, tetapi mereka berbeda dan terpisah,&#8221; tambah Lee. Ia menyerukan kepada masyarakat Muslim setempat untuk menjadi lebih moderat. Ketika peluncuran buku itu, Jumat lalu, Lee yang menggambarkan dirinya sebagai seorang pragmatis, memperingatkan warga Singapura terhadap kepuasan. Ia mengatakan, republik yang sebagian besar penduduknya beretnis China itu masih merupakan sebuah bangsa yang sedang dalam proses membentuk jatidiri (a nation in the making).</p>
<p>Dalam buku itu, Lee menggambarkan Singapura sebagai &#8220;gedung 80 lantai di lahan berawa.&#8221; Ia mengatakan negaranya harus bersaing dalam kondisi permusuhan dengan negara tetangga yang lebih besar. &#8220;Kami punya tetangga yang ramah? Yang benar saja!&#8221; katanya.</p>
<p>Singapura dikeluarkan dari Federasi Malaysia tahun 1965, sebagian besar karena kebijakan Kuala Lumpur yang condong membela etnis Melayu, dan sejak itu negara tersebut membangun militer yang paling modern di Asia Tenggara demi menghalangi agresi asing.</p>
<p>Beralih ke politik lokal, Lee mengatakan, Partai Aksi Rakyat (PAP) yang berkuasa, yang telah berada ditampuk kekuasaan sejak tahun 1959 ketika Singapura mendapatkan otonomi politik dari kolonial Inggris, pada suatu hari nanti akan kehilangan cengkeramannya pada kekuasaan. &#8220;Akan datang suatu waktu ketika akhirnya masyarakat akan berkata, lihat, mari kita coba sisi yang lain, baik karena PAP telah menurun kualitasnya maupun karena oposisi telah memiliki sebuah tim yang sama (kualitasnya) dengan PAP.  Hari itu akan datang. Dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, saya tidak berpikir itu akan terjadi. Setelah itu, saya tidak bisa katakan.&#8221;</p>
<p>Lee mengatakan, meskipun sebuah survei menunjukkan hal yang sebaliknya, ia percaya Singapura belum siap untuk memiliki seorang perdana menteri yang bukan dari etnis China. &#8220;Sebuah jajak pendapat menyatakan bahwa 90 persen etnis China Singapura akan memilih orang dari etnis non-china sebagai Perdana Menteri. Ya, itu ideal. Anda percaya jajak pendapat itu? itu sepenuhnya sampah. Mereka mengemukakan apa yang secara politis benar,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia juga membela kebijakan yang mempromosikan perkawinan antara warga Singapura yang berpendidikan tinggi, sebuah kebijakan yang dilihat oleh para kritikus sebagai bentuk rekayasa sosial, dan menepis anggapan tentang cinta pada pandangan pertama. &#8220;Orang-orang mendapatkan pendidikan, orang yang cerdas muncul, mereka menikahi pasangan yang sama-sama terdidik. Hasilnya adalah anak-anak mereka mungkin lebih pintar dari anak-anak para tukang kebun,&#8221; katanya. &#8220;Ini sebuah fakta kehidupan. Anda mendapatkan kuda yang baik, Anda tentu tidak ingin kuda yang tak berguna kawin dengan dengan kuda Anda yang baik itu. Anda mendapatkan anak kuda yang buruk.&#8221; Ia melanjutkan, orang yang tertarik oleh karakteristik fisik mungkin akan menyesalinya.</p>
<p>Lee juga mengungkapkan bahwa dia telah menyumbangkan semua penghasilannya (10 juta dollar AS) sejak mengundurkan diri sebagai perdana menteri pada tahun 1990, setelah 31 tahun berkuasa. Para menteri kabinet Singapura memperoleh bayaran tertinggi di dunia sebagai bagian dari strategi mencegah korupsi dan menarik orang-orang berbakat dari sektor swasta.</p>
<p>Lee, yang memegang gelar khusus Menteri Mentor, sekarang menjabat sebagai penasihat anaknya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong, yang berkuasa sejak tahun 2004. Di tengah semua pembicaraan yang bernada keras, Lee menunjukkan sisi lembutnya ketika ditanya tentang almarhum istrinya, Kwa Geok Choo, yang meninggal pada usia 89 pada Oktober lalu. &#8220;Itu berarti lebih banya kesendirian. Tak ada teman bicara ketika pulang kerja,&#8221; kata Lee dalam buku itu, yang merupakan hasil wawancara eksklusif dengan wartawan harian terkemuka negara itu, Straits Times. Demikian catatan online <a title="Andi Widodo" href="http://andiwidodo.blogdetik.com/" target="_self">Andi Widodo</a> tentang Bapak pendiri Singapura.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiwidodo.blogdetik.com/2011/01/24/bapak-pendiri-singapura/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>kasus mafia tanah</title>
		<link>http://andiwidodo.blogdetik.com/2010/12/31/kasus-mafia-tanah/</link>
		<comments>http://andiwidodo.blogdetik.com/2010/12/31/kasus-mafia-tanah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 17:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiwidodo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiwidodo.blogdetik.com/2010/12/31/kasus-mafia-tanah/</guid>
		<description><![CDATA[IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -&#62; Ratusan petani dari Desa Tanjung Medang,Kecamatan Kelekar,Kabupaten Muaraenim, meminta Pemprov serta Polda Sumsel mengusut kasus mafia tanah di desa mereka,yang disinyalir dilakukan seorang oknum pengusaha sawit sekaligus SPBU.

Dengan membawa bendera Front Pemerintah Rakyat Miskin (FPRM), Prabam dan PRD,rombongan massa pertama kali mendatangi Kantor Pemprov Sumsel.Juru bicara FPRM Eka Subakti mengatakan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://im.grandong.com/" title="IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia" target="_blank">IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia</a> -&gt; Ratusan petani dari Desa Tanjung Medang,Kecamatan Kelekar,Kabupaten Muaraenim, meminta Pemprov serta Polda Sumsel mengusut kasus mafia tanah di desa mereka,yang disinyalir dilakukan seorang oknum pengusaha sawit sekaligus SPBU.<br />
<span id="more-7"></span><br />
Dengan membawa bendera Front Pemerintah Rakyat Miskin (FPRM), Prabam dan PRD,rombongan massa pertama kali mendatangi Kantor Pemprov Sumsel.Juru bicara FPRM Eka Subakti mengatakan, persoalan yang dialami rakyat Desa Tanjung Medang saat ini akibat dari lemahnya kontrol negara terhadap penguasaan tanah. ”Coba lihat di Desa Tanjung Medang.Tanah ulayat seluas 120 hektare yang seharusnya milik bersama warga desa,ternyata dimiliki pengusaha,” ungkap Eka di selasela aksi.</p>
<p>Padahal,kata dia,sebagaimana kesepakatan warga desa dengan pemerintah desa serta kecamatan, bahwa status tanah ini masuk dalam status sengketa,sehingga warga tidak boleh berkebun dan menanam di sana. ”Memang, sebelum 2006 warga banyak memanfaatkan tanah untuk berkebun dan lainnya. Namun, setelah ada kesepakatan itu, warga tak lagi berani (menanam),” tukasnya.</p>
<p>Anehnya, pada 2009 tiba-tiba kades setempat, camat, dan BPN Muaraenim mengeluarkan sertifikat tanah ulayat tersebut atas nama pengusaha Gede Wardana,dan kemudian dibeli pengusaha Burhan. Selanjutnya, beberapa bulan kemudian tanah sengketa ditanami sang pengusaha dengan tanaman sawit. ”Jelas warga desa sangat kaget dan emosi.Berarti ini sudah terjadi konspirasi antara pejabat desa, camat dan BPN,sehingga sertifikat kepemilikan tanah dapat keluar.</p>
<p>Artinya,ada mafia yang bermain di sini,”tudingnya. Ironisnya lagi, lanjut dia, dua warga mereka Junaidi dan Kosim, Jumat (17/12), ditangkap anggota Polda Sumsel saat sedang menghadiri acara pernikahan keluarganya di desa. Alasan polisi menangkap kedua orang ini, karena keduanya diduga telah melakukan perusakan kebun sawit milik oknum pengusaha yang menyerobot tanah ulayat. ”Warga menjadi takut dan bingung, kenapa Junaidi dan Kosim yang malah ditangkap.</p>
<p>Bukannya si pencuri tanah ulayat yang ditangkap,” kecamnya. Menanggapi aksi damai warga, Asisten II Bidang Pemerintahan Pemprov Sumsel Mukti Sulaiman berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ini. ”Karena ini masalah serius, tentu akan ditindaklanjuti. Pihak Pemprov Sumsel juga akan mengirim surat ke Bupati Muaraenim dan kita tunggu jawabannya awal minggu depan,” tegas Mukti. Setelah puas berorasi dan menyampaikan tuntutannya, massa lalu bergerak menuju Polda Sumsel.</p>
<p>Di Polda Sumsel, perwakilan massa diterima Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Sabaruddin Ginting dan Direskrim Kombes Pol Raja Hariyono. Kepada massa aksi, Direskrim Kombes Pol Raja Hariyono menyatakan, penangkapan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap dua warga desa sudah sesuai prosedur. Penangkapan sudah berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti, bahwa kedua tersangka telah melakukan perusakan lahan.</p>
<p>”Berkasnya sebentar lagi rampung dan akan kami limpahkan ke kejaksaan. Silakan saja jika pihak keluarga kedua tersangka ingin mengajukan penangguhan penahanan, asalkan sesuai prosedur, tidak berniat kabur atau menghilangkan barang bukti,”tegas Raja. </p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiwidodo.blogdetik.com/2010/12/31/kasus-mafia-tanah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>216 PNS Pindah ke Satpol PP</title>
		<link>http://andiwidodo.blogdetik.com/2010/10/10/216-pns-pindah-ke-satpol-pp/</link>
		<comments>http://andiwidodo.blogdetik.com/2010/10/10/216-pns-pindah-ke-satpol-pp/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 09:26:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andiwidodo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Update]]></category>

		<category><![CDATA[216 PNS Pindah ke Satpol PP]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andiwidodo.blogdetik.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak 261 pegawai negeri sipil (PNS) jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan bakal dijadikan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mereka akan disebar di 21 kecamatan.
Para PNS personel Satpol PP ini akan melakukan penertiban dan penataan.Selama ini petugas ketenteraman dan ketertiban di kecamatan hanya seorang. Pengalihan tugas ini sendiri akan dilakukan dalam waktu dekat. Wali [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebanyak 261 pegawai negeri sipil (PNS) jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan bakal dijadikan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Mereka akan disebar di 21 kecamatan.</p>
<p>Para PNS personel Satpol PP ini akan melakukan penertiban dan penataan.Selama ini petugas ketenteraman dan ketertiban di kecamatan hanya seorang. Pengalihan tugas ini sendiri akan dilakukan dalam waktu dekat. Wali Kota Medan Rahudman Harahap menyatakan,dengan pengalihan ini tidak boleh lagi ada keluhan dari aparat kecamatan mengenai minimnya personel dalam melakukan penertiban dan penataan, baik PKL, bangunan liar,maupun lainnya. ”Tidak ada alasan kekurangan personel dan meminta bantuan tenaga tambahan. Sebab, satu kecamatan mendapatkan tambahan Satpol PP sekitar 10 orang lebih.<br />
<span id="more-6"></span><br />
Penataan di kecamatan harus lebih baik lagi,” ujar Rahudman Harahap di sela-sela halalbihalal Ikatan Alumni Pendidikan Pamong Praja di Hotel Emerald Garden kemarin malam. Rahudman menambahkan, tambahan personel Satpol PP di kecamatan tidak akan tumpang tindih dengan Satpol PP di Kantor Wali Kota meskipun tugasnya sama. Pasalnya, Satpol PP di kecamatan di bawah kendali camat. Sementara itu, Satpol PP di Kantor Wali Kota dipimpin Kasat Pol PP (eselon II). Keduanya saling membantu, berkoordinasi, dan terus berkomunikasi dalam melakukan penertiban.</p>
<p>”Tidak ada tumpang tindih. Sebab, tupoksinya sudah dibagi,”tandasnya. Mantan Sekda Kabupaten Tapsel ini memaparkan,penertiban di kecamatan selama ini tidak berjalan maksimal. Pasalnya, hanya dua orang (kepala seksi dan seorang anggota), bahkan ada yang seorang (hanya kepala seksi) ditempatkan di kecamatan.Tentunya hal ini menjadi kendala dalam penertiban. Pekerjaan yang seharusnya bisa diselesaikan tingkat kecamatan menjadi terkendala. ”Kecamatan harus benar-benar diberdayakan. Penertiban tidak harus dilakukan menunggu tambahan personel.Mereka bisa lakukan sendiri.Peran camat dan lurah harus ditingkatkan,”tuturnya.</p>
<p>Rahudman juga meminta camat di Kota Medan harus mampu menguasai wilayah kerjanya. Camat harus lebih tahu daripada wali kota mengenai kejadian di wilayahnya selama 24 jam.Untuk itu, ke depan semua camat harus tinggal di wilayah kerja masingmasing. ”Tidak cocok Camat Marelan tinggal di Medan Johor.Saat ini Wali Kota lebih tahu kejadian di kecamatan, padahal ada HT dan mobil dinas yang disediakan. Camat sangat dibutuhkan di lapangan,”tuturnya. Dia juga meminta pendataan penduduk terutama di kompleks perumahan harus diperketat, terutama di kawasan pinggiran.Pendataan selama ini sangat minim sehingga banyak pendatang tidak terdata dengan baik.</p>
<p>Lurah dan kepling lebih akurat dalam menyeleksi permohonan identitas, terutama menjelang pembuatan satu identitas (KTP dan SIM) bekerja sama dengan polisi. Rahudman juga meminta camat dan jajarannya menggiatkan kembali kegiatan gotong-royong dan siskamling dalam rangka memberikan pelayanan terbaik. ”Tunjukkan loyalitas,dekat sama warga, lakukan terobosan agar tidak ketinggalan.Jangan banyak hadiri kegiatan seremonial,” ungkapnya. Sementara itu, Camat Medan Kota Irfan Syarif Siregar menyatakan, mereka sangat senang adanya penempatan personel Satpol PP di kecamatan. Keberadaan mereka sangat membantu dalam melaksanakan visi-misi Wali Kota lima tahun ke depan.</p>
<p>Namun, penempatan ini tidak bisa dilakukan secepatnya.Pasalnya,mereka harus lebih dulu dididik. Dia menambahkan, apa yang diinstruksikan kepala daerah akan dijalankan karena merupakan amanah dan tanggung jawab.” Penertiban akan maksimal, tidak seperti saat ini tidak berjalan. Kami sangat terbantu dalam penertiban dan saya yakin peran kecamatan semakin optimal,” tandasnya.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andiwidodo.blogdetik.com/2010/10/10/216-pns-pindah-ke-satpol-pp/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.762 seconds -->

